Minggu, 12 Oktober 2014

GCG dan Perilaku Etika Dalam Profesi Akuntansi (tugas 3).

Pengertian GCG (Good Corporate Governance) 

GCG adalah prinsip yang mengarahkan dan mengendalikan perusahaan agar mencapai keseimbangan antara kekuatan serta kewenangan perusahaan dalam memberikan pertanggungjawabannya kepada para shareholder khususnya, dan stakeholders pada umumnya. Tentu saja hal ini dimaksudkan untuk mengatur kewenangan Direktur, manajer, pemegang saham dan pihak lain yang berhubungan dengan perkembangan perusahaan di lingkungan tertentu.
http://arsasi.wordpress.com/2013/04/12/definisi-good-corporate-governance/


Prinsip-Prinsip GCG
Menurut KNKG, Prinsip-prinsip GCG adalah sebagai berikut: 

1.      Transparansi (Transparency
 Dalam prinsip ini, perusahaan dituntut mampu menyediakan informasi yang penting atau materiil dan relevan secara akurat, tepat waktu, jelas, konsisten, comparable dan mudah  diakses dan dipahami oleh stakeholders karena keyakinan dan kepercayaan stakeholders terhadap perusahaan tergantung pada pengungkapan informasi tersebut. Untuk itu, perusahaan hendaknya menggunakan prinsip-prinsip akuntansi dan audit yang lazim digunakan dan dapat diterima secara luas dalam pengungkapan laporan keuangan. Disamping itu, perusahaan diharapkan mempublikasikan laporan keuangan dan informasi agar investor mudah dalam mengakses informasi yang dibutuhkan, sehingga dapat menghindari benturan kepentingan (conflict of interest). Selain laporan keuangan, perusahaan harus menyediakan informasi-informasi penting lainnya dan kebijakan-kebijakan perusahaan kepada stakeholders, khususnya para pemegang saham. Informasi yang disajikan oleh perusahaan harus mencerminkan keadaan yang sesungguhnya (transparency), tanpa rekayasa oleh pihak manapun. 
2.      Akuntabilitas (Accountability)
Dalam prinsip ini, perusahaan diharapkan dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan wajar. Prinsip ini ditujukan untuk menghindari agency problem yang muncul karena adanya perbedaan kepentingan antara Pemegang Saham dan Direksi. Usaha yang dilakukan perusahaan untuk menjalankan prinsip ini antara lain dengan memisahkan secara jelas fungsi, hak, wewenang dan tanggungjawab masing-masing organ perusahaan, dan memastikan setiap organ perusahaan mampu melaksanakan fungsinya sesuai dengan anggaran dasar, etika bisnis dan pedoman perilaku perusahaan.
Untuk meyakinkan bahwa tidak adanya penyimpangan fungsi, hak dan wewenang, maka dibentuk suatu sistem pengendalian internal (SPI) yang efektif dalam pelaksanaan pengelolaan perusahaan. Disamping itu perusahaan harus memiliki ukuran kinerja untuk semua jajaran perusahaan yang konsisten dengan sasaran usaha perusahaan, serta memiliki sistem penghargaan dan sanksi (reward and punishment system) untuk mendorong semua organ perusahaan melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggungjawab.
3.      Responsibilitas (responsibility)
Dalam prinsip ini, perusahaan diharapkan patuh terhadap hukum dan peraturan yang berlaku, termasuk yang berkaitan dengan pajak, hubungan industrial, perlindungan lingkungan hidup, kesehatan dan keselamatan kerja, standar penggajian, dan persaingan yang sehat. Mengingat  dalam menjalankan operasinya perusahaan seringkali menghasilkan dampak yang negatif yang harus ditanggung masyarakat, untuk ini tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat sangat  diperlukan. Perusahaan juga diharapkan membantu peran pemerintah dalam mengurangi terjadinya kesenjangan pendapatan dan kesempatan kerja yang terjadi pada segmen masyarakat yang belum mendapatkan manfaat dari mekanisme pasar. Dengan perusahaan mematuhi hukum dan perundang-undangan yang berlaku dan menjalankan tanggung jawab kepada lingkungan dan masyarakat maka kesinambungan usaha dalam jangka panjang akan terwujud dan perusahaan mendapatkan penghargaan sebagai Good Corporate Citizen.

4.      Independensi (Independency) 
Dalam hal ini perusahaan dikelola secara independent, dimana perusahaan harus menghindari terjadinya dominasi oleh pihak manapun, tidak dipengaruhi oleh kepentingan tertentu, bebas dari conflict of interest dan dari segala pengaruh dan tekanan pihak manapun, sehingga dalam pengambilan keputusan dapat dilakukan secara objektif. Dalam hal ini pula, setiap organ perusahaan dituntut untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan yang telah ditentukan, tidak mendominasi atau melempar tanggung jawab satu sama lain sehingga kejelasan tugas dan tanggung jawab dapat terlihat. Untuk mewujudkan prinsip ini  dapat ditempuh dengan penetapan job description secara jelas dan memastikan setiap organ telah melakukan tanggung jawabnya dengan baik sesuai apa yang telah ditentukan.

5.      Kewajaran dan Kesetaraan (fairness) 
Dapat dipastikan semua investor pasti membutuhkan jaminan bahwa setiap asset atau capital yang mereka tanamkan dikelola secara aman. Untuk itu perusahaan dituntut untuk memberikan perlindungan terhadap seluruh kepentingan pemegang saham secara fair, termasuk kepada pemegang saham minoritas. Perlindungan tersebut termasuk perlindungan terhadap kemungkinan terjadinya praktek korporasi yang merugikan seperti fraud, insider trading dan lain sebagainya. Untuk mewujudkan prinsip ini, dapat ditempuh dengan cara sebagai berikut:
a.  Dalam pengambilan keputusan, perusahaan melibatkan para pemangku kepentingan untuk memberikan kesempatan menyampaikan saran, masukan serta pendapat.
b.      Membuat peraturan untuk melindungi kepentingan saham minoritas dalam perusahaan.
c.       Menetapkan secara jelas peran, fungsi dan tanggung jawab semua organ perusahaan.
d.      Menyampaikan informasi penting secara terbuka dan secara wajar.
e.       Memberikan perlakuan yang sama dalam penerimaan karyawan, berkarir dan melaksanakan tugasnya secara professional.
Tujuan dan Manfaat Penerapan Prinsip-Prinsip GCG
tujuan dari penerapan prinsip-prinsip GCG antara lain:
1.      Penerapan prinsip-prinsip GCG untuk memaksimalkan nilai BUMN agar BUMN memiliki daya saing yang kuat baik secara nasional maupun internasional, sehingga tujuan BUMN dapat dicapai.
2.   Agar BUMN dalam menjalankan usahanya dapat dijalankan secara professional, transparant, efisien, serta memberdayakan fungsi dan meningkatkan kemandirian organ-organ perusahaan.
3.   Agar setiap keputusan yang diambil dilandasi oleh nilai moral dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta memperhatikan kepentingan-kepentingan para stakeholder (melindungi hak stakeholders).
4.   Meningkatkan kontribusi BUMN dalam perekonomian nasional.
5.   Meningkatkan iklim investasi nasional. 
Keuntungan yang diperoleh dengan menerapkan Corporate Governance pada perusahaan adalah:
1. Lebih mudah meningkatkan modal
2. Mengurangi biaya modal
3. Meningkatkan kinerja perusahaan dan kinerja keuangan
4. Memberikan dampak yang baik terhadap harga saham.
 Perilaku Etika Dalam Profesi Akuntansi 
Berkembangnya profesi akuntan publik di suatu negara adalah sejalan dengan berkembangnya perusahaan dan berbagai bentuk badan hukum perusahaan di negara tersebut. Jika perusahaan-perusahaan di suatu negara berkembang sedemikian rupa sehingga tidak hanya memerlukan modal dari pemiliknya, namun mulai memerlukan modal dari kreditur, dan jika timbul berbagai perusahaan berbentuk badan hukum perseroan terbatas yang modalnya berasal dari masyarakat, jasa akuntan publik mulai diperlukan dan berkembang. Dari profesi akuntan publik inilah masyarakat kreditur dan investor mengharapkan penilaian yang bebas tidak memihak terhadap informasi yang disajikan dalam laporan keuangan oleh manajemen perusahaan.

Akuntansi sebagai profesi dan peran akuntan Profesi akuntansi merupakan sebuah profesi yang menyediakan jasa atestasi maupun non-atestasi kepada masyarakat dengan dibatasi kode etik yang ada. Akuntansi sebagai profesi memiliki kewajiban untuk mengabaikan kepentingan pribadi dan mengikuti etika profesi yang telah ditetapkan. Kewajiban akuntan sebagai profesional mempunyai tiga kewajiban yaitu; kompetensi, objektif dan mengutamakan integritas.

Peran akuntan dalam perusahaan tidak bisa terlepas dari penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam perusahaan. Meliputi prinsip kewajaran (fairness), akuntabilitas (accountability), transparansi (transparency), dan responsibilitas (responsibility).
1.   Akuntansi sebagai Profesi dan Peran Akuntan
Akuntan sebagai suatu profesi dituntut untuk mengikuti perkembangan dunia yang semakin global. Profesi akuntan Indonesia di masa yang akan datang menghadapi tantangan yang semakin berat, terutama jika dikaitkan dengan berlakunya kesepakatan Internasional mengenai pasar bebas. Profesi akuntan Indonesia harus menanggapi tantangan tersebut secara kritis khususnya mengenai keterbukaan pasar jasa yang berarti akan member peluang yang besar sekaligus memberikan tantangan yang semakin berat. Kantor akuntan Indonesia dapat memperluas jaringan operasinya dengan mendirikan kantor cabang di luar negeri, dimana hal tersebut tentunya merupakan peluang yang sangat menguntungkan. Tantangan yang muncul adalah masuknya kantor-kantor akuntan asing ke Indonesia yang tentunya mengancam eksistensi profesi akuntan Indonesia. 

2 . Ekspektasi Publik
Masyarakat umumnya mempersepsikan akuntan sebagai orang yang profesional dibidang akuntansi. Ini berarti bahwa mereka mempunyai sesuatu kepandaian yang lebih dibidang ini dibandingkan dengan orang awam. Selain itu masyarakat pun berharap bahwa para akuntan mematuhi standar dan tata nilai yang berlaku dilingkungan profesi akuntan, sehingga masyarakat dapat mengandalkan kepercayaannya terhadap pekerjaan yang diberikan. Dengan demikian unsur kepercayaan memegang peranan yang sangat penting dalam hubungan antara akuntan dan pihak-pihak yang berkepentingan. Dalam hal ini, seorang akuntan dipekerjakan oleh sebuah organisasi atau KAP, tidak akan ada undang-undang atau kontrak tanggung jawab terhadap pemilik perusahaan atau publik.
 
3. Nilai-nilai Etika vs Teknik Akuntansi/Auditing
a) Integritas
Setiap tindakan dan kata-kata pelaku profesi menunjukan sikap transparansi, kejujuran dan  konsisten.
 
b)Kerjasama
Mempunyai kemampuan untuk bekerja sendiri maupun dalam tim
 
c) Inovasi          
Pelaku profesi mampu memberi nilai tambah pada pelanggan dan proses kerja dengan metode baru.
 
d)Simplisitas      
Pelaku profesi mampu memberikan solusi pada setiap masalah yang timbul, dan masalah yang kompleks menjadi lebih sederhana.
Teknik akuntansi (akuntansi technique) adalah aturan aturan khusus yang diturunkan dari prinsip prinsip akuntan yang menerangkan transaksi transaksi dan kejadian kejadian tertentu yang dihadapi oleh entitas akuntansi tersebut.
 
4. Perilaku Etika dalam Pemberian Jasa Akuntan Publik
Masyarakat, kreditur dan investor mengharapkan penilaian yang bebas serta tidak memihak terhadap informasi yang disajikan dalam laporan keuangan oleh manajemen perusahaan. Profesi akuntan publik menghasilkan berbagai jasa bagi masyarakat, antara lain:
a) Jasa Assurance adalah jasa profesional independen yang meningkatkan mutu informasi bagi pengambil keputusan.
b) Jasa Atestasi terdiri dari audit, pemeriksaan (examination), review, dan prosedur yang disepakati (agreed upon procedure). Jasa atestasi adalah suatu pernyataan pendapat, pertimbangan orang yang independen dan kompeten tentang apakah asersi suatu entitas sesuai dalam semua hal yang material dan kriteria yang telah ditetapkan.
c) Jasa Non Assurance adalah jasa yang dihasilkan oleh akuntan publik yang tidak memberikan suatu pendapat, keyakinan negatif, ringkasan temuan, atau bentuk lain keyakinan.
Setiap profesi yang menyediakan jasanya kepada masyarakat memerlukan kepercayaan dari masyarakat yang dilayaninya. Kepercayaan masyarakat terhadap mutu jasa akuntan publik akan menjadi lebih tinggi, jika profesi tersebut menerapkan standar mutu tinggi terhadap pelaksanaan pekerjaan profesional yang dilakukan oleh anggota profesinya. Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik merupakan etika profesional bagi akuntan yang berpraktik sebagai akuntan publik Indonesia. Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik bersumber dari prinsip etika yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia.
 
 Dalam hubungannya dengan prinsip GCG, peran akuntan secara signifikan di antaranya: 

 1. Prinsip kewajaran. Laporan keuangan dikatakan wajar bila memperoleh opini atau pendapat wajar tanpa pengecualian dari akuntan publik. Laporan keuangan yang wajar berarti tidak mengandung salah saji material, disajikan secara wajar sesuai prinsip akuntansi berterima umum di Indonesia (dalam hal ini Standar Akuntansi Keuangan). Peran akuntan independen (akuntan publik), memberikan keyakinan atas kualitas informasi keuangan dengan memberikan pendapat yang independen atas kewajaran penyajian informasi pada laporan keuangan. Adanya kewajaran laporan keuangan dapat mempengaruhi investor membeli atau menarik sahamya pada sebuah perusahaan.

 2. Prinsip akuntabilitas, Merupakan tanggung jawab manajemen melalui pengawasan yang efektif, dengan dibentuknya komite audit. Bapepam mensyaratkan, dalam keanggotaan komite audit, minimum sebanyak 3 orang dan salah satu anggotanya harus akuntan. Komite audit mempunyai tugas utama melindungi kepentingan pemegang saham ataupun pihak lain yang berkepentingan dengan melakukan tinjauan atas reliabilitas dan integritas informasi dalam laporan keuangan, laporan operasional serta parameter yang digunakan untuk mengukur, melakukan klasifikasi dan penyajian dari laporan tersebut. Untuk alasan itu, profesi akuntan sangat diperlukan dan mempunyai peranan penting untuk menegakkan prinsip akuntabilitas.


3. Prinsip transparansi. Prinsip dasar transparansi berhubungan dengan kualitas informasi yang disampaikan perusahaan. Kepercayaan investor akan sangat tergantung pada kualitas penyajian informasi yang disampaikan perusahaan. Prinsip ini menghendaki adanya keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam penyajian yang lengkap atas semua informasi yang dimiliki perusahaan. Peran akuntan manajemen, internal auditor, dan komite audit menjadi penting terutama dalam hal penyajian informasi akuntansi dalam laporan keuangan perusahaan secara trnasparan kepada pemakainya.

4.  Prinsip responsibilitas. Prinsip ini berhubungan dengan tanggungjawab perusahaan sebagai anggota masyarakat. Prinsip ini juga berkaitan dengan kewajiban perusahaan untuk mematuhi semua peraturan dan hukum yang berlaku. 
 http://melanioktafiarni.blogspot.com/2014/10/tugas-softskill-3-gcg-dan-perilaku.html




Minggu, 05 Oktober 2014

tugas 2 perilaku etika dalam bisnis

Perilaku Etika Dalam Bisnis

Pengertian etika bisnis
Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis , yang
mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan
juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk
nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun
hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang
saham, masyarakat.

Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika,
yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan
dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan
yang berlaku.

Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan
termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk
melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur,
transparan dan sikap yang profesional.

Tiga pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis, yaitu :

Utilitarian Approach : setiap tindakan harus didasarkan pada
konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam bertindak seseorang seharusnya
mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada
masyarakat, dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya
serendah-rendahnya.

Individual Rights Approach : setiap orang dalam tindakan dan
kelakuannya memiliki hak dasar yang harus dihormati. Namun tindakan
ataupun tingkah laku tersebut harus dihindari apabila diperkirakan akan
menyebabkan terjadi benturan dengan hak orang lain.

Justice Approach : para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang
sama, dan bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan
baik secara perseorangan ataupun secara kelompok.
Etika bisnis yang harus dipahami dan dilakukan para profesional, antara lain:

[1]
Sebutkan nama lengkap
Dalam situasi berbisnis, mitra sebaiknya menyebutkan nama lengkap saat
berkenalan. Namun jika namanya terlalu panjang atau sulit diucapkan, akan
lebih baik jika sedikit menyingkat.

Berdirilah saat memperkenalkan diri
Berdiri saat mengenalkan diri akan menegaskan kehadiran mitra. Jika
kondisinya tidak memungkinkan untuk berdiri, setidaknya mundurkan kursi,
dan sedikit membungkuk agar orang lain menilai positif kesopanan motra.

Ucapkan terima kasih secukupnya
Dalam percakapan bisnis dengan siapapun, bos atau mitra perusahaan,
hanya perlu mengucapkan terima kasih satu atau dua kali. Jika
mengatakannya berlebihan, orang lain akan memandang kalau mitranya
sangat memerlukannya dan sangat perlu bantuan.
Kirim ucapan terima kasih lewat email setelah pertemuan bisnis
Setelah mitra menyelesaikan pertemuan bisnis, kirimkan ucapan terima kasih
secara terpisah ke email pribadi rekan bisnis Anda. Pengiriman lewat email
sangat disarankan, mengingat waktu tibanya akan lebih cepat.

Jangan duduk sambil menyilang kaki
Tak hanya wanita, pria pun senang menyilangkan kakinya saat duduk. Namun
dalam kondisi kerja, posisi duduk seperti ini cenderung tidak sopan. Selain
itu, posisi duduk seperti ini dapat berdampak negatif pada kesehatan.

Tuan rumah yang harus membayar
Jika mengundang rekan bisnis untuk makan di luar, maka sang mitralah yang
harus membayar tagihan. Jika sang mitra seorang perempuan, sementara
rekan bisnis atau klien, laki-laki, ia tetap harus menolaknya. Dengan
mengatakan bahwa perusahaan yang membayarnya, bukan uang pribadi.
id.m.wikipedia.org/wiki/Etika_bisnis


Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang
benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis.
Contoh penerapan etika dalam dunia bisnis:

a. Pada saat menjelang hari raya, para anggota DPR dilarang menerima
bingkisan dalam bentuk apapun (pengendalian diri).
b. Pada saat ramadhan, pelaku bisnis mengadakan santunan kepada anak
yatim (pengenbangan tanggung jawab sosial).
c. Menciptakan sebuah perencanaan yang akan digunakan dalam memajukan
dunia bisnis kedepannya (menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan).
d. Menaati segala peraturan yang telah ditetapkan perusahaan dan
menjalankannya dengan sebaik mungkin (konsekuen dan konsisten dengan
aturan main yang telah disepakati bersama).

KEPEDULIAN PELAKU BISNIS TERHADAP ETIKA

Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,
antara lain ialah:
1. Pengendalian diri.
2. Pengembangan tanggung jawab sosial (social responsibility).
3. Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh
pesatnya perkembangan informasi dan teknologi.
4. Menciptakan persaingan yang sehat.
5. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”.
6. Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi dan
Komisi).
7. Mampu menyatakan yang benar itu benar.
8. Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan
golongan pengusaha kebawah.
9. Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati
bersama.
10. Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang
telah disepakati.

ETIKA BISNIS DALAM AKUTANSI

Dalam menjalankan profesinya seorang akuntan di Indonesia diatur oleh suatu kode etik profesi dengan nama kode etik Ikatan Akuntan Indonesia. Kode etik Ikatan Akuntan Indonesia merupakan tatanan etika dan prinsip moral yang memberikan pedoman kepada akuntan untuk berhubungan dengan klien, sesama anggota profesi dan juga dengan masyarakat. Selain dengan kode etik akuntan juga merupakan alat atau sarana untuk klien,
pemakai laporan keuangan atau masyarakat pada umumnya, tentang kualitas atau mutu jasa yang diberikannya karena melalui serangkaian pertimbangan etika sebagaimana yang diatur dalam kode etik profesi. Akuntansi sebagai profesi memiliki kewajiban untuk mengabaikan kepentingan pribadi dan mengikuti etika profesi yang telah ditetapkan. Kewajiban akuntan sebagai profesional mempunyai tiga kewajiban yaitu; kompetensi, objektif dan mengutamakan integritas. Kasus enron, xerok, merck, vivendi universal dan bebarapa kasus serupa lainnya telah membuktikan bahwa etika sangat diperlukan dalam bisnis. Tanpa etika di dalam bisnis, maka perdaganan tidak akan berfungsi dengan baik. Kita harus mengakui bahwa akuntansi adalah bisnis, dan tanggung jawab utama dari bisnis adalah memaksimalkan keuntungan atau nilai shareholder. Tetapi kalau hal ini dilakukan tanpa memperhatikan etika, maka hasilnya sangat merugikan.
Banyak orang yang menjalankan bisnis tetapi tetap berpandangan bahwa, bisnis tidak memerlukan etika.
jabbarspace.blogspot.in/2013/10/perilaku-etika-dalam-bisnis.html?m=1

KESALING – TERGANTUNGAN ANTARA BISNIS DAN
MASYARAKAT

Tata hubungan bisnis dan masyarakat yang tidak bisa dipisahkan itu membawa serta etika-etika tertentu dalam kegiatan bisnisnya, baik etika itu antara sesama pelaku bisnis maupun etika bisnis terhadap masyarakat dalam hubungan langsung maupun tidak langsung. Dengan memetakan pola hubungan dalam bisnis seperti itu dapat dilihat bahwa prinsip-prinsip etika bisnis terwujud dalam satu pola hubungan yang bersifat interaktif. Hubungan ini tidak hanya dalam satu negara, tetapi meliputi berbagai negara yang terintegrasi dalam hubungan perdagangan dunia yang nuansanya kini telah berubah. Perubahan nuansa perkembangan dunia itu menuntut segera dibenahinya etika bissnis. Pasalnya, kondisi hukum yang melingkupi dunia usaha terlalu jauh tertinggal dari pertumbuhan serta perkembangan dibidang ekonomi. Jalinan hubungan usaha dengan pihak-pihak lain yang terkait begitu kompleks. Akibatnya, ketika dunia usaha melaju pesat, ada pihak-pihak yang tertinggal dan dirugikan, karena peranti hukum dan aturan main dunia usaha belum mendapatkan perhatian yang seimbang. Pelaku bisnis dituntut untuk peduli dengan keadaan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk “uang” dengan jalan memberikan sumbangan, melainkan lebih kompleks lagi. Artinya sebagai contoh kesempatan yang dimiliki oleh pelaku bisnis untuk menjual pada tingkat harga yang tinggi sewaktu terjadinya excess demand harus menjadi perhatian dan kepedulian bagi pelaku bisnis dengan tidak memanfaatkan kesempatan ini untuk meraup keuntungan yang
berlipat ganda. Jadi, dalam keadaan excess demand pelaku bisnis harus mampu mengembangkan dan memanifestasikan sikap tanggung jawab terhadap masyarakat sekitarnya. Tanggung jawab sosial bisa dalam bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitarnya, terutama dalam hal pendidikan, kesehatan, pemberian latihan keterampilan, dll.
http://riyanikusuma.wordpress.com/2013/10/30/perilaku-etika-dalam-bisnis/

Minggu, 29 Juni 2014

Spesifikasi, kelemahan dan kelebihan pada Samsung Galaxy TAB 3 8.0

Spesifikasi, kelemahan dan kelebihan Pada Samsung Galaxy TAB 3 8.0

Jaringan dan Konektivitas Nirkabel

  • TAB VOICE & DATA, HSPA-PLUS
  • EDGE/GPRS (850/900/1800/1900 MHZ)
  • HSPA+ 2

    Chipset

  • Dual Core Application Processor
  • 1.5 GHz CPU Speed 
  • 1Mbps/5.76Mbps
  • 802.11 a/b/g/n 2.4+5GHz available
  • Wi-Fi Direct available
  • Bluetooth Profile : A2DP,AVRCP,HFP,HSP,OPP,SPP,HID,PAN,PBAP MAP
  • DLNA, MHL 1.2 Support 
  • KIES, KIES Air support 

Spesifikasi Fisik

  • 123.8 x 209.8 x 7.4mm Dimension
  • 316 g Weight 

Baterai

  • 4450mAh Battery Capacity
  • Up to 10 Hours battery
  • Up to 11 Hours battery
  • Up to 10 Hours battery
  • Up to 96 Hours battery
  • Up to 24 Hours battery

Audio dan Video

  • Video Format: 3GP,ASF,AVI,MPEG4,MP4 WMV FLV MKV WebM 
  • Full HD (1080p) Video Playback available 
  • 30fps
  • Audio Format : AAC,AMR,IMY,M4A,MP3,OGG,WAV,WMA,3GP, 3GA, MP4, FLAC, MID, XMF, MXMF, RTTTL, RTX, OTA, ASF 

Sistem Operasi

  • Android Jelly Bean 4.2.2

Kamera

  • 5 Megapixels Camera Resolution (Rear) 
  • 1.3 Megapixels Camera Resolution (Front) 
  • Auto Focus available 

Warna

  • Pearl White

Lokasi

Assisted GPS / GLONASS available


Display

  • TFT LCD
  • 16M Color Depth
  • 8.0" display
  • 1280*800 resolution 

Sensor

  • Accelerometer,Geo-magnetic,Light, Proximity Sensor available

Konektor

  • USB v2.0
  • 3.5mm Stereo Earjack
  • microSD External Memory Slot
  • SIM Support
  • Micro USB available
  • MHL available

Aplikasi dan Layanan

  • Samsung Apps available
  • Music 3.2 available (※ depends on countries)
  • Readers Hub 2.0 available (※ depends on countries)
  • Game Hub 2.0 available
  • ChatON available
  • ActiveSync available
  • B-to-B Compability : ODE, EAS, MDM, VPN
 KELEMAHAN DAN KELEBIHAN SAMSUNG GALAXY TAB 3 8.0


Bisa melakukan panggilan suara dan SMS karena adanya slot simcard gsm,
Layar yang digunakan telah mengusung layar sentuh kapasitif Super LCD yang merupakan penyempuranaan dari IPS LCD
Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy Tab 3 8.0 T311
Bagian koneksi internet pada jaringan GSM telah mendukung 3G HSDPA sehingga memungkinkan akses internet yang cepat di wilayah yang telah terkover 3G, namun bagi yang berada di luar area 3G, mereka tetap bisa terhubung ke internet melalui EDGE atau GPRS
Samsung Galaxy Tab 3 8.0 T311  memiliki ketebalan yang tipis, yaitu hanya 7,4 mm
kapasitas penyimpanan internal yang lega yaitu 16 GB
adanya slot penyimpanan eksternal jenis microSD, dengan ini pengguna diizinkan menambah kapasitas simpan hingga 64 GB
Telah menggunakan sistem operasi terbaru yaitu android jelly bean versi  4.2.2
Bagian dapur pacu menggunakan prosesor denga inti ganda yaitu 1,5 Ghz dengan chipset buatan samsung sendiri yaitu  Exynos 4212
Adanya kamera berkekuatan 5 mp dengan resolusi maksimum 2560х1920 pixels, dilengkapi dengan autofocus, Geo-tagging, touch focus, face detection
Kamera mampu melakukan perekaman video HD pada 720@30fps
adanya kamera depan berkekuatan 1,3 yang bisa untuk melakukan video chat dengan aplikasi skype atau sejenisnya
adanya fitur wifi hotspot yang bisa digunakan untuk mengakses internet via wifi dan berbagi koneksi internet dengan perangkat lain yang memiliki wifi seperti laptop ataupun smartphone
Bagian audio menggunakan  Dolby Surround sound enhancement
adanya fitur GPS yang mendukung A-GPS dan GLONNAS sehingga pengguna bisa mengetahui koordinat lokasinya dengan tepat ketika
melakukan navigasi dengan aplikasi seperti google map
sensor yang cukup lengkap yaitu Accelerometer, compass, proximity
adanya fitur TV out dengan MHL a/V link, sehingga bisa menampilkan gambar atau video pada layar tv atau monitor yang mendukung HDMI.
kapasitas baterai yang besar yaitu 4450 mAh
Bagian USB mendukung usb host atau OTG, sehingga bisa membaca data dari flashdisk dengan kabel adapter tentunya
adanya fitur bluetooth versi 4, dengan versi ini bluetooth mampu mentransfer data lebih cepat dengan konsumsi daya yang rendah
adanya fitur infrared, dengan ini tablet bisa digunakan sebagai remote control pada perangkat multimedia seperti dvd player, dll

Kekurangan Samsung Galaxy Tab 3 8.0

GPU yang digunakan adalah Mali-400MP, merupakan gpu tingkat menengah, jadi kemampuannya cukupan, tidak terlalu istimewa
resolusi layar juga tampak biasa saja pada bentang layar 8 inci yaitu 800 x 1280 piksel dengan kerapatan 189 ppi
bagian kamera tidak ada lampu flash

Senin, 02 Juni 2014

CONTOH IKLAN LOWONGAN KERJA dan SURAT LAMARAN DALAM BAHASA INGGRIS UNTUK MARKETING MANAGER

 CONTOH IKLAN LOWONGAN KERJA DALAM BAHASA INGGRIS UNTUK MARKETING MANAGER


MARKETING MANAGER
Requirements:
C ► Leadership qualities
C. Degree holder
Min.5 years good track record
Ability to handle challenges
Fluent in English
Knowledge in the field of accounting
Interested candidates, pis.
send resume and recent photo to:
Mail Boxes Etc..
PO BOX.0004
JI. Jaya Raya Bekasi
block F34/454D
housing Coconut
Bekasi 14240
 
 
Contoh surat lamaran
 
To the Honorable,
Head of Personnel  
 PT. Mandiri Karya Indah
JL. Raya Cilegon Gedung Matahari 16A
Cilegon
 
 With Regards,

  response to your advertisement in the daily compass 5Juni publication date 2014 to the position of secretary, I would like to offer myself for the position.
I am 22 years old and had worked as an accounting staff for 2 years. after graduating from the University Gunadarma, my career training for accounting work for 3 months. now I feel have the skills necessary to fill the vacancy that you are offering.

  for further information, I hereby attach a curriculum vitae, a statement from the University, and my latest photograph.

I hope you will consider my application and give me an opportunity to interview.

Sincerely,
Missyeni Mechela Rumuat
 

Tugas Sofskill Memo Cuti Kerja Dalam Bahasa Inggris

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja (Bahasa Inggris)

 

Dear Mr/Mrs ................................................... 


I, the undersigned below: 
Name                              : ............
Address                          : ............ 
Occupation                     : ............ 


Through this letter, I would like to convey that as of today's October 26 to October 28, 2013, I can not be present in the office to work as task and responsibilities, in because I had to rest at home as a doctor's advice for a disease that I suffered, following doctor's letter examination results which I attach.

After recovering my health, then I'll go back to work as task and my responsibility as usual. Thank you for all the attention.



Best regards,


Missyeni Mechela Rumuat


Demikian contoh surat izin tidak masuk kerja dalam bahasa inggris, semoga dapat membentu rekan-rekan sekalian.